Kamis, 10 Maret 2016

Reasons to Eat Bananas


Dulu saat masih kecil, saya cenderung menghindari buah ini. Alasannya, karena saya benci tekstur dan aromanya, bagi saya pisang yang terlalu masak sudah cukup mewakili ketidak sukaan tersebut. Bahkan jika diolah menjadi makanan lain dari macam-macam gorengan yang ada saya menghindari pisang goreng dan pisang molen. Sampai saya kuliah di Surabaya, saya masih memfaforitkan buah-buah berair seperti melon, semangka, blewah, dsb. Jadwal makan buah pun seadanya, kalau beruntung saya bisa makan buah didalam jus buah, es campur atau ketika makan rujak buah.


Dan "alergi" saya pada buah pisang menghilang sejak saya didiagnosa oleh dokter THT. Setiap pagi (yang suhunya cukup dingin) atau ketika saya berada di sebuah tempat yang suhunya dingin, hidung saya selalu berair. Awalnya saya pikir flu biasa, tapi dari situ kenapa tidak sembuh juga. Lalu Ibu saya mengajak untuk periksa ke dokter THT, Setelah diperiksa, ternyata saya mengalami pembengkakan di bagian antara polip dan sinus. Ini yang menyebabkan hidung saya berair akibat terlalu sensitif pada suhu yang dingin. Selain mengonsumsi obat, diberi resep obat penyemprot hidung, saya disarankan untuk diterapi dengan alat khusus (lupa namanya). Dokter juga menyarankan agar saya menjalani pola hidup yang lebih sehat.

Untuk memulainya, dokter bilang tidak terlalu susah kok, coba menu sehari-hari ditambah buah serta berolahraga, minimal peregangan simpel di pagi hari. Saya juga dianjurkan mengurangi makanan yang terlalu sensitif untuk penderita seperti saya. Kurangi makanan pedas, makanan berminyak, dan kurangi juga mengonsumsi es (yang terberat : mengurangi makanan pedas).

Yang cukup repot adalah mengonsumsi buah, alasannya ada-ada saja. Kost saya tidak menyediakan kulkas, jadi kalau saya men stok buah-buah berair seperti melon dan semangka cukup susah, mungkin apel masih bisa, tapi bisa bikin bosan kalau tidak ada variasi. Dokter pun menyarankan "kenapa tidak coba pisang". Dipikir sih iya, pisang itu buah yang praktis; tidak perlu disimpan di kulkas, tidak perlu pisau buat mengupas kulitnya, buah lokal-tropis harganya terjangkau.
 Dan mengenai rasa dan aroma pisang; lama-lama saya toleran dan cenderung suka.

  

faforit no2:sebut saja pisang susu; terasa "milky", teksturnya lembut, aromanya wangi 👍, sayangnya kurang tahan lama jadi gampang busuk 👎

Awal mula yang cukup "dipaksakan" oleh keadaan dan saya malah jadi suka, Dulu saya pikir semua buah itu sehat, tanpa tahu takaran untuk sehat perlu makan seberapa banyak, lalu kandungan gizi yang dikandung buah tertentu belum saya pahami. Khusus pisang; manfaatnya banyak sekali! itu info yang saya dapat dari bacaan, majalah, koran, blog internet, serta laman facebook berikut yang mengutip manfaat pisang dalam info grafis berikut ini.











0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com tipscantiknya.com kumpulanrumusnya.comnya.com
Copyright © 2014 KEDWIPPE