Sabtu, 14 November 2015

Tajin Mera


Di perhitungan kalender Islam, hari ini memasuki bulan kedua yaitu safar. Dalam tradisi orang madura, kami mengenal tradisi ter-ater ( mengirim Makanan ke tetangga :red) Jin Mera / Tajin Mera (Bubur Merah)
Kalau mau dirunut, permulaan tahun hijriyah dibuka oleh bulan muharram / suro, pas bulan ini Masyarakat Madura juga mengenal tradisi ter ater Tajin peddhis (Jin peddhis), lanjut di bulan kedua Tajin Mera. Kali ini di pembuka bulan safar, kami dapat ter ater dari dua tetangga. Walaupun secara harfiah Tajin Mera berarti Bubur Merah, tetapi varian Bubur yang disajikan tidak baku warna merah saja. Intinya sih bubur yg manis dengan bahan utama tepung dan santan, warna bubur bergantung pada kreasi tiap orang, kali ini kami dapat ter ater Bubur hijau, putih,  mutiara,  dan ketan hitam. Yang tidak boleh ketinggalan adalah lapisan dasar Bubur yaitu plotan (ketan dimasak bersama santan, lalu dicampur taburan kelapa)

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com tipscantiknya.com kumpulanrumusnya.comnya.com
Copyright © 2014 KEDWIPPE